Silahkan Mencari!!!

Senin, 24 Januari 2011

Istana Gyengbok, Mendirikan Poros Sejarah Yang Benar


Pada hari kemerdekaan bangsa Korea pada tgl. 15 Agustus tahun lalu, upacara pembukaan selubung papan nama Gwanghwamun berlangsung, dan sekaligus diselesaikan proyek restorasi istana Gyeongbok tahap pertama. Demikian, banyak warga penduduk Korea senang dan sibuk meninjau istana-istana yang sudah direstorasi itu. Menurut hasil proyek restorasi tahap pertama itu, 89 bangunan istana raja sudah direhabilitasi, jadi sedang terdapat 125 buah gedung istana. Meskipun upaya restorasi itu sudah berlangsung 20 tahun, namun jumlah gedung istana itu adalah hanya 25 persen saja dari seluruh gedung aslinya pada masa kerajaan Choson, khusus disaat paling berjayanya kerajaan itu sekitar tahun 1860-an. Pada waktu itu, istana Gyeongbok itu penuh sesak dengan sekitar 330 buah istana dalam sekitar 7 ribu 200 buah ruangan. Baik istana Gyeongbok sendiri maupun seluruh warga penduduk Korea sangat merindukan saat itu dan menginginkan akan tibanya kembali masa mulia dan berjaya itu.

Istana Gyeongbok juga dilahirkan kembali sebagai bentuk aslinya.

Aarti restorasi istana Gyengbok sangat bermakna, demi membenarkan sejarah yang memutarbalikan dan mengembalikan poros sejarah yang benar.

Di dalam istana Gyeongbok terhadap masa kuno, sekarang dan masa depan. Berdasarkan warisan budaya tersebut, kami dapat melanjutkan proyek untuk meyakinkan kambali watak asli dan meningkatkan kemuliaan bangsa Korea. Bila upaya kami tetap dilanjutkan, istana Gyeongbok dan pintu gerbang Gwanghwamun tidak menyimpan lagi sejarah penderitaan dan kesedihan.


Sumber :
http://world.kbs.co.kr/indonesian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar